Mengenal Mitos dan Realita Viking dalam Film Sejarah

Viking merupakan salah satu kelompok yang sering kali di gambarkan dengan berbagai mitos dalam film sejarah. Dalam budaya pop, terutama film-film sejarah, kita sering melihat Viking di gambarkan sebagai prajurit yang brutal, pemuja dewa yang keras, dan penjarah tanpa ampun. Namun, apakah gambaran tersebut sesuai dengan kenyataan sejarah? Artikel ini akan Mengenal Mitos dan Realita Viking dalam Film Sejarah

Mitos Viking adalah prajurit yang selalu brutal dan kejam

Salah satu gambaran yang paling umum tentang Viking dalam film sejarah adalah citra mereka sebagai prajurit brutal yang menghancurkan segala sesuatu yang ada di depan mereka. Dalam banyak film, Viking di gambarkan melakukan penyerangan dengan kekerasan yang luar biasa terhadap desa-desa di Eropa. Mereka sering terlihat menjarah, membakar, dan membunuh tanpa ampun.

Namun, realitanya, meskipun Viking memang melakukan penyerangan pada beberapa wilayah Eropa, mereka juga terlibat dalam perdagangan dan penjelajahan yang lebih damai. Para Viking sering kali menjalin hubungan perdagangan dengan penduduk lokal di berbagai wilayah yang mereka datangi, termasuk Inggris, Irlandia, dan Rusia. Selain itu, tidak semua Viking terlibat dalam pertempuran atau penyerangan, banyak dari mereka yang adalah petani, pedagang, atau bahkan seniman. Oleh karena itu, gambaran tentang Viking sebagai prajurit kejam yang tak kenal ampun tidak sepenuhnya mencerminkan kenyataan.

Mitos Viking mengenakan helm bertanduk

Salah satu ikon yang paling di kenal dari budaya Viking adalah helm bertanduk. Helm ini sering muncul dalam berbagai film, mulai dari “The Vikings” (1958) hingga serial populer seperti “Vikings” dan “How to Train Your Dragon.” Namun, kenyataannya helm bertanduk ini hampir pasti tidak pernah di gunakan oleh Viking pada zaman mereka.

Bukti arkeologis menunjukkan bahwa helm Viking yang sebenarnya lebih sederhana dan praktis, biasanya terbuat dari logam atau kulit dengan bentuk bulat atau lonjong, tanpa tanduk. Helm bertanduk baru muncul dalam karya seni dan mitologi Norse yang lebih modern, dan sering kali di asosiasikan dengan gambaran dramatis atau fantasi yang ingin di tonjolkan dalam film. Jadi, meskipun helm bertanduk sangat populer dalam budaya pop, ini bukanlah representasi akurat dari peralatan yang di gunakan oleh Viking.

Mitos Viking adalah pemuja dewa yang fanatik

Film-film sejarah sering kali menggambarkan Viking sebagai pemuja dewa yang sangat fanatik, yang secara teratur melakukan pengorbanan manusia untuk menyenangkan dewa-dewa mereka. Dalam banyak film, kita melihat adegan-adegan di mana Viking melakukan ritual keagamaan yang mengerikan, sering kali melibatkan pengorbanan manusia.

Namun, dalam kenyataannya, meskipun Viking memang memiliki kepercayaan yang kuat terhadap dewa-dewa mereka seperti Odin, Thor, dan Freya, mereka tidak melakukan pengorbanan manusia dengan cara yang di gambarkan dalam film. Beberapa pengorbanan manusia mungkin memang terjadi pada periode tertentu dalam sejarah Viking, tetapi bukti-bukti arkeologis menunjukkan bahwa pengorbanan ini jarang terjadi dan lebih sering dilakukan dalam konteks ritual tertentu yang bersifat simbolis. Kepercayaan Viking lebih kompleks daripada sekadar fanatisme yang di gambarkan dalam film. Mereka juga menghormati nilai-nilai seperti keberanian, kehormatan, dan persahabatan.

Realita Viking adalah penjelajah ulung

Salah satu aspek yang sering kurang di eksplorasi dalam film-film sejarah adalah kemampuan penjelajahan dan navigasi Viking. Di dunia nyata, Viking di kenal sebagai pelaut ulung yang berhasil menavigasi lautan luas dengan kapal-kapal panjang mereka yang sangat canggih pada masanya. Mereka tidak hanya melakukan penyerangan, tetapi juga menjelajah ke berbagai tempat, mulai dari Greenland dan Islandia hingga Amerika Utara, jauh sebelum Christopher Columbus tiba di sana.

Mereka adalah pemukim yang tangguh, dan banyak dari mereka membangun koloni yang stabil di tempat-tempat yang mereka temui. Misalnya, Viking pertama kali mendarat di Amerika Utara sekitar tahun 1000 Masehi, jauh sebelum penjelajah Eropa lainnya. Meskipun kisah ini sering kali terabaikan dalam film, kenyataannya Viking adalah penjelajah yang luar biasa.

Baca juga: Tokoh Viking Paling Terkenal dan Legendaris

Film sejarah sering kali mengambil kebebasan kreatif dalam menggambarkan Viking, sehingga sering kali mitos dan kenyataan menjadi kabur. Meskipun beberapa gambaran seperti Viking sebagai prajurit kejam atau pemuja dewa yang fanatik masih beredar, kenyataannya mereka jauh lebih kompleks. Viking bukan hanya pejuang yang menakutkan. Tetapi juga pedagang, pelaut ulung, dan individu yang menghargai nilai kehormatan dan persahabatan. Oleh karena itu, penting untuk memisahkan fakta dari fiksi ketika mempelajari sejarah Viking. Karena mitos yang ada dalam film tidak selalu mencerminkan gambaran yang akurat dari kehidupan mereka yang sesungguhnya.